binar ukhuwah04 Jul 2009 10:17 pm

Binar Motivasi22 Mei 2009 06:10 am

Binar Motivasi15 Mei 2009 05:38 pm

sedetik itu adalah pecahan parsial yang teratur dari menit yang membentuk suatu ringkasan teramat pendek dalam skala waktu yang begitu panjang, tapi tahukah tanpa adanya detik, menit tidak akan ada, bahkan, jam, bulan, tahun, abad, akan menjadi suatu yang nihil dan abstrak. Detik inilah yang memulai perhitungan waktu meskipun ia bukanlah satuan terkecil yang membentuk rangkaian waktu, tapi detik menjadi suatu yang umum sehingga orang sudah mengenalnya sebagai bagian terkecil dari waktu.

detik akan merangkai menjadi suatu untaian panjang waktu yang mungkin tidak bersekat, tidak bergelombang, tidak memiliki jarak, ia memiliki amplitudo dan frekuensi yang sama, makanya detik menjadi representasi awal kekonstanan dan kesabaran, karena ia tetap sabar dengan hitungan dan pergerakannya.

didalamnya terkandung frame rona kehidupan yang memang hidup. didalamnya tersimpan berjuta-juta fragmentasi perjalanan pengalaman. sedetik…sedetik…ia akan berkumpul dan tidak ada seoranpun yang bisa menghentikannya. waktu adalah kerangka besar dari detik, jadi ketika membicarakan waktu, tentulah sebaiknya melihat pergerakan detiknya.

(lagi…)

Binar Motivasi23 Apr 2009 11:41 am

Perkembangan dunia yang sejatinya mengikuti arus globalisasi telah membuat peta baru dalam setiap sendi kehidupan masyarakat. Mulai dari skala ekonomi sampai dalam ranah perpolitikanpun harus ada perubahan aturan disana agar mampu melakukan self correction dan sejalan dengan sistem yang telah berlaku selama ini, makanya perlu persiapan matang bagi setiap kompenen baik SDM, SDA maupun komponen lain agar siap menghadapi fenomena globalisasi tersebut.

Sebenarnya apa sih yang terjadi pada era globalisasi dan kenapa harus melakukan adjustment dalam beberapa hal dalam hidup?

Yup, inilah suatu tantangan unik. Sejauh ini, pemahaman globalisasi adalah suatu kondisi seolah-olah tanpa batas, setiap orang bebas untuk berimprovisasi terhadap diri dan lingkungannya. Inilah bentuk sistem konvensional yang termuthakir dan sebenarnya kondisi ini sudah lama terjadi namun gaungnya baru terasa akhir-akhir ini, terutama dalam segi informasi. Informasi telah membuat perubahan signifikan terhadap pola pikir masyarakat, kenapa? Karena arus informasi mulai dari berita-berita global, isu-isu ekonomi, perpolitikan dunia, kejadian hangat dunia yang menjadikan setiap orang berposisi sebagai pengamat sekaligus pelaku. Untuk menjaga hal ini agar mampu selaras dengan visi dan tujuan hidup masing-masing masyarakat, makanya masayarakat mulai mengadakan sedikit perubahan terhadap beberapa pandangannya, seperti pandangan tentang bagaimana untuk survive hidup dengan berbagai isu ekonomi sampai pada ranah pribadi yaitu bagaimana untuk survive dalam interaksi pemenuhan kebutuhan.

(lagi…)

binar cerita16 Apr 2009 04:08 pm

fyuhhh, tadi habis membaca salah satu blog yang muncul dalam halaman depan blog ini, uhhh…sungguh menarik dan cukup menyentak…

aku diingatkan oleh sebuah tulisan yang cukup simpel dengan kata-kata yang tidak mengada-ngada…

okey, coba aku ulas yach..

mungkin kita merasa hidup kita berlalu begitu cepat, orang-orang datang dan pergi sesukanya dan kadang mereka berseliweran dalam hidup kita, kita mungkin sudah mengenal begitu banyak orang tapi satu hal yang membuat kita tidak menyadari bahwa mereka telah ikut mengisi ruang kosong dalam kehidupan kita, mereka telah ikut mewarnai hidup kita walaupun hanya sekejap dan tidak terasa dengan keterbatasan ingatan kita, memori tentang mereka telah hilang dari ingatan kita…

(lagi…)

Binar artikel07 Apr 2009 05:06 pm

Sciencepreneurship: A Great Achievement in Academic and Organization

Di zaman yang telah memasuki globalisasi ini, setiap kegiatan yang kita lakukan haruslah memliki nilai kompetitif dan haruslah bermanfaat serta mempunyai nilai kreatifitas, gunanya adalah agar kita mampu bersaing dengan orang lain. Orang yang mampu survive dalam kondisi seperti ini tentunya adalah orang yang memiliki kemampuan lebih, baik itu dari segi kompetensi yang unik ataupun benar-benar ahli dalam bidang tertentu. Kalaulah sebagian orang mengatakan bahwa zaman sekarang adalah zaman yang keras, itu benar, jika kita memandang pada sisi pesismis, tapi jika seseorang memandangnya secara optimis, ia akan menganggap ini adalah tantangan sekaligus peluang untuk pembuktian bagi dirinya apakah ilmu yang selama ini dipelajarinya benar-benar memiliki hubungan yang kuat dengan keberhasilan dalam dunia kerja.

Kita perlu berpikir diluar konteks persaingan dengan orang lain. Mungkin dari diri saya pribadi, saya lebih mementingkan perubahan pola pikir saya terhadap suatu hal. Bagaimana saya memandang suatu hal dari dalam diri saya, jika saya berpikir saya bisa, maka itulah yang tejadi, keinginan saya itu dapat saya capai. Begitu pulalah hendaknya pola pikir kita semua, pemuda Indonesia, karena kecenderungan yang saya lihat bahwa dengan adanya isu-isu globalisasi, eksapaktriat yang menginvasi Indonesia, fleksibilitas kerja ( orang yang bekerja diluar main pendidikannya) maka banyak membuat gentar mahasiswa. Mereka berpikir peluang mereka makin kecil, padahal di saat sekarang ini, idealnya kitalah yang menciptakan peluang itu. Di lain hal, banyak juga yang menyalahkan lembaga pendidikannya sendiri, dengan alasan sarana yang tidak lengkap, dosen yang kurang kompeten, image lembaga yang kurang dikenal sehingga susah mencari link untuk lowongan kerja, dan sebagainya, saya rasa itu salah besar. Berhasilnya kita didunia kerja bukanlah mutlak faktor eksternal, sebagian besar keberhasilan itu ditentukan oleh internal kita. Seperti apa? Seperti pola pikir kita, yach, keoptimisan, sehingga menimbulkan

(lagi…)

binar ukhuwah29 Mar 2009 11:54 pm

Album : Muhasabah Cinta
Munsyid : Edcoustic
http://liriknasyid.com

sendiri menyepi,,,
tenggelam dalam renungan
ada apa aku seakan ku jauh dari ketenangan..
perlahan kucari mengapa diriku hampa?
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat …?
mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa sendiri menyepi
kembalikan aku pada Cahaya-Mu yang dulu benderang…menerangi hidupku…

Next Page »